Apr 18, 2021

Diam Saja


Hati-hati dalam hal ini tentunya dalam hal yang satu ini, tapi mungkin ini beberapa kali sudah aku alami, mungkin ini kurang sehat, tapi karena ga enak hati tetap di kerjaan dan ujung-ujungnya jadi pamali* untuk beberapa orang.

Tulisan ini tidak untuk bermaksud menyindir atau untuk kepentingan pribadi, tapi ini untuk sekedar mengingatkan dan untuk sewaktu-waktu kita dalam keadaan seperti ini dan kita bisa lebih menyanyangi diri kita sendiri.

Punya keterampilan lain yang kita senangi adalah hal yang menyenangkan bagi kita, tapi terkadang kita mendapatkan pekerjaan berbeda dari apa yang sekarang ini kita senangi, karena terkadang kita butuh untuk kehidupan, sementara mungkin saat ini hal yang kita senangi belum memberikan bisa memberi kita kehidupan sehari-hari kita.

Mendapat pekerjaan yang mungkin banyak waktu luangnya apalagi bisa di beri kebebasan adalah kerjaan yang mungkin disukai banyak orang, banyak teman yang di dapat di dalam kerjaan akan tetapi terkadang yang ada di kerjaan itu bukanlah teman kita di dalamnya.

Hal menyenangkan selain teman di dalam kerjaan adalah hobi kita yang bisa kita jalani di saat senggang di dalam pekerjaan, baik itu dalam hal menggambar, membuat video, mendesai atau membuat kerajinan.

Tapi di sini ada yang seharusnya diketahui, yaitu lebih baik diam dari pada memberi tahu teman kita apa yang kita senangi diluar dari  pekerjaan utama kita yang untuk menghidupi kita itu.

Pokoknya, jangan pernah nunjukin kalau kamu bisa dalam banyak hal, ini harus hati-hati aja sebenernya, tapi ini mungkin tidak berlaku untuk orang yang memang suka dengan semata pujian belaka.

Ini, hanya untuk agar kamu bisa menyayangi diri kamu sendiri, ga seharusnya semua itu kamu yang kerjakan sendiri, karena di sini yang paling mengerti diri kamu adalah kamu sendiri, bukan teman kamu  atau siapapun yang kamu bilang paling dekat dengan kamu.

Bedain dengan yang namanya bekerja extra untuk kita bisa menjadi lebih baik kedepannya yang mungkin tujuannya kita ingin menjadi apa yang kita mimpikan dan sebagai tujuan kita kedepannya, bedain juga dengan orang yang tau kalau kita bisa lebih, dan ada yang memanfaatkan kelebihan kita dengan fikiran yang gatau apa maksudnya ke kita.

Kerjaan yang sebenarnya bukan tanggung jawab kita yang sementara kita mengambil kerjaan tersebut karena faktor segan, atau ya di manfaatkan oleh keadaan itu sebenarnya ga sehat.

Pernah kejadian dulunya, pas masih polos-polosnya mungkin, ada orang datang minta tolong editkan video lomba mereka, dalam hal ini awalnya menolak, dan karena dia tau kalau aku bisa edit vidio dan di iming-imingin imbalan, akhirnya aku kerjakan juga dengan lembur sepulang kerja. 

Dan alhasil, tentu setelah video jadi hanya mendapatkan makasih saja, dan iming-iming itu hanya sebatas iming-iming, dan tentunya setelah itu dia kembali lagi, dan tentu saya tidak mau jatuh ke lubang yang sama, dan saya menolak untuk yang diberikannya yang kedua kalinya.

Di sini kita sebenarnya harus lebih menyanyangi diri kita sendiri terlebih dahulu dari pada kemauan orang lain, sayangi diri sendiri dari hal yang paling kecil, ya kalau bisa di mulai dari sekarang, karena mental yang baik itu, kitalah yang bentuk.

Karena pada dasarnya yang harus menyanyangi diri sendiri adalah diri kita sendiri bukan teman kita, kita bisa membuat orang bahagia dengan diri kita, tetapi kita terkadang lupa untuk membahagiakan diri kita sendiri karena kita sibuk untuk menyenangkan yang seharusnya bukan urusan kita untuk menyenangkan mereka. 

So. your mental health, matters!


2 comments:
  1. Noted,
    Aku juga pernah mengalaminya.
    Dari pengalaman kita bisa belajar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bg, pengalaman itu guru paling berharga, karna langsung ngajari tentang apa itu sebenarnya kehidupan

      Delete

© Arlub's