Monday

Yogyakarta, Tujuan Liburan Tanpa Panduan II - Taman Sari

Memang benar kata kebanyakan orang, kalau sudah ke Yogya pasti ingin kemabali lagi ke kota itu, mungkin benar juga kata orang-orang Yogya itu di ciptakan dengan rasa kedamaian, makanya saat di sana itu hati lebih terasa plong dan nyaman.


ya, setelah menyelesaikan misi di Jombang, tibalah saatnya kembali, tapi kali ini bukan kembali untuk pulang langsung ke kota awal, tapi ini kembali ke kota Yogya untuk menelusuri hal yang belum pernah di telusuri sebelumnya.

Kali ini tidak naik kereta api yang cukup nyaman menuju Yogya, tapi dengan bus yang kami berhentikan di pinggir jalan, waktu itu ongkos dari Jombang ke Yogya itu cukup bayar 44 ribu dan itu perjalanan sekitar kurang lebih 5 jam, dan sampainya di Yogya kami tiba pukul 9 malam dan tentu kami langsung mencari tempat beristirahat.

Keesokan harinya kami setelah istirahat dan merasa nyaman kami berencana untuk pergi ke candi Borobudur, tapi sangat di sayangkan ternyata tidak ada trans Yogya yang menuju ke sana, dan harus meyewa motor atau naik angkutan lainnya, sementara kami hanya memiliki waktu yang cukup terbatas, dan akhirnya kami putuskan untuk pergi ke tempat wisata yang terdekat.

Dan.. Tada akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Taman Sari, dan kamipun menuju ke sana, awalnya kami berencana untuk naik Trans Yogya, tapi kata mas masnya, kalau dari halte kami naik ke Taman Sari itu memakan waktu satu jam karena harus mutar dahulu, tapi kalau jalan kaki hanya 5 menit

Akhirnya kami putuskan untuk jalan kaki menyusuri jalan dan menuju ke taman sari, dan di sepanjang jalan kami melihat banyak sekali yang berjualan baju batik dan lainnya, yang harganya sangat jauh lebih murah dari yang ada di Medan tentunya.

Setelah berjalan kaki sekitar 25 menit akhirnya kami sampai ke Taman Sari Yogya di pintu masuk terdapat masjid yang cukup megah berdiri kokoh masjid itu bernama masjid soko tunggal yang artinya sih masjid pilar satu memang di dalam masjid itu terdapat satu pilar kokoh yang menopang atap masjid dan ini masjid sangat nyaman ketika beribadah di dalamnya.

Oke, akhirnya masuk ke taman sari dan seperti biasa kita harus membeli tiket masuk dong, dan tiket ini cukup murah dengan seharga 5 ribu rupiah sudah bisa menyusuri taman sari yogya ini.

Di dalam kalian akan di buat cukup kagum dengan di sambut dengan kolam yang cukup luas dan airnya yang sangat jernih dan biru, lalu setelah itu masuk ke dalam tempat yang lainnya kalian akan di suguhi dengan bangunan yang cukup tua dan kalian juga akan di sambut dengan warga yang tinggal di dalam taman sari.

Jadi jangan bayangi Taman Sari itu seperti rerumputan luas yang nyaman dan bisa lari larian, ini adalah tempat peninggalan sejarah yang harus di lestarikan dan harus di jaga sih, sehingga orang tahu tentang hal-hal ini.

Menyusuri taman sari, kalian akan menemukan masjid bawah tanah yang ketika masuk ke bawah kalian akan di sambut dengan nyanyian khas yang di bawakan oleh musisi yang menunggu di tangga, dan banyak spot foto bagus di taman sari.

Jangan khawatir untuk tidak dapat membawa souvenir, karena di dalam taman sari ini banyak masyarkat yang menjual souvenir, dan jangan khawatir juga kalau lapar, di dalam juga ada beberapa warga yang menjual makanan, jadi haru bisa menjaga, dan tentu tidak merusak lingkungan ya.



16 comments:

  1. kalo jogja ini memang lah. rasanya belum afdol kalo gak kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya yakan kak, rasanya mau balik aja lagi ke sana

      Delete
  2. mana souvernirnya, kok awak gak dibagiin, hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaha, ini masih ada bg, tapi tinggal gantungan kunci aja sih

      Delete
  3. zeru.... dan bisa jadi rekomendasi kalo mau ke Yogyakarta

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak seru, di sana juga nyaman, dan tentram

      Delete
  4. Jogja ini memang sesuatu ya.
    Tahun lalu kesana selama empat hari dan merasa masih kurang karena terlalu banyak yang bisa dikunjungi.
    Tempatnya, makanannya, orang-orangnya.
    Sayangnya waktu ini main ke Taman Sari pas weekend dan banyak banget pengunjung, jadi gak sepala puas berfoto yang elegan gitu.
    Next mau kesini lagi, melepas rindu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wihh,, mantap kak, iya sih kalau weekend gitu rame kali, ga weekend juga rame, saran sih kyaknya kalau mau ke taman sari harus pagi pagi, biar bisa dapat spot fotonya yang bagus tapi ga rame

      Delete
  5. Kota yang memang masuk list harus aku kunjungi...
    Fyi (kalo merasa infoku penting, heheh)
    Aku juga lagi ngumpulin uang untuk pergi ke jogja akhir tahun depan, tepatnya bulan 10 tahun 2020 entar... Manatau kesana dapat jodoh, hahahahah....

    ReplyDelete
    Replies
    1. wiihh mantap, semoga bisa terwujuh, semoga ada tiket murah untuk ke sana, tapi kalau naik bus gimana ya rasanya, pensaran, ahaa

      Delete
  6. Waktu ke Jogja maren ga sempat main ke Taman Sari, padahal ini kali keduanya baca ulasan soal Taman Sari. Lagi-lagi penasaran sama masjid bawah tanahnya yang Instagramable kali ya buat dijadiin konten Story.

    Entar kalo ke Jogja diagendain mampir ke sini, ah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya harus, soalnya tempatnya juga ga jauh dari malioboro, jalan kaki aja ga capek, apalagi suasannya ramai, jadi meski sendiri ke sana ga terasa sepi sih

      Delete
  7. Belum kesampaian ke Jogja, tapi kayaknya bakal ke sana. Janga dihapus ya pos nya, biar nanti bisa dibaca lagi, haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. engga di hapus, cuma mau di rapikan aja dikit, ahaha, biar enak bacanya

      Delete
  8. Ke Yogya kemarin nggak sempat ke Taman Sari. Padahal pengen kali ke sana. Bolak balik udah baca ulasan orang te te tentang spot yang harus dikunjungi kalau k sana. Eh tapi belum kesampean- heheh. Penasaran banget sama masjid bawah tanahnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus datang ke tempat ini kalau nanti ke yogya lagi, jangan sampai kelewatan, kalau cari oleh oleh di daerah Taman Sari juga banyak ko

      Delete