Monday, July 22

Yogyakarta, Tujuan Liburan Tanpa Panduan

Siapa sih yang gak tau dengan Provinsi satu ini, yang letaknya tentu dekat dengan pesisir pantai selatan pulau jawa, berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah yang di mana Provinsi ini menawarkan sejuta pesonannya untuk memberikan hal menarik yang menunjukan ciri khasnya.

Apa sih yang kamu fikirkan ketika kamu sampai di daerah tersebut tanpa ada orang yang kamu ketahui sebelumnya?, pasti bingung untuk pertama kalinya mau kemana hari ini dan naik dengan apa kendaraan yang bisa membawa kesana kesini.

Begitulah cerita kali ini, ketika pesawat landing di bandara Adi Sucipto Yogyakarta, belum terbesit mau kemana hari ini dan mau naik apa hari ini ke tujuan, dalam rangka mengemban tugas yang sudah di amanahkan, maka modal nekat dan niat adalah kunci utama dari suatu perjalanan meski uang yang di bawa cukup pas pasan tapi tidak menurunkan tekat yang sudah bulat untuk melangkah di wilayah yang sebelumnya belum pernah di jelajahi di sana.

Ketika landing jujur kali ini ngga ada yang jemput, ga ada orang yang nulis nama di selembar kertas di pintu kedatangan, waktu itu aku berdua dengan kawanku, kami ngga tau apa-apa mengenai daerah tersebut.

Jadi yang pertama kali di lakukan adalah mencari masjid terdekat dengan badara, tentu di sana banyak masjid karena ga sedikit orang islam di sana, dan waktu itu pukul 3.15 waktu sana dan sudah ashar di masjid kami berhenti sejenak untuk sholat ashar dan rebahan sebentar, lalu karna posisi kamu tujuannya itu adalah kertosono kami memanfaatkan info yang ada yang kami punya waktu itu.

Trans Yogya dan Stasiun Lempuyangan

berhubung kami bingung mau kemana dan bener-bener gatau gimana caranya berangkat ke kertosono kami beranikan diri untuk menannya, dan benar saja kebanyakan orang mengatakan kalau mau ke sana naik bus saja mas nanti turun di beraan kertosono itu onkosnya paling 40rb an mas, dan ya naiknya di terminal saja, tapi kalau masnya mau enak sekarang ya bisa naik kereta api saja.

Oke, karna ada kereta api yang bisa menuju ke sana, langsung buka aplikasi di hp dan cek tiket dan ternyata untuk keberangkatannya hanya ada jam 2 dini hari, dan tersisa hanya 5 kursi lagi untuk kelas ekonomi, dan langsung saja boking tiket tersebut dengan harga 80rb persatu tiketnya, lalu masalahnya bagimana kami ke stasiun?

Dan kami di Yogya juga gatau mau ke arah mana berlabu, dan stasiun yang kami ambil adalah stasiun lempuyangan ga terlalu jauh dari malioboro dan kenapa kami tidak ambil dari stasiun tugu yogyakarta, itu karena masalah biaya yang cukup jauh berbeda, padahal dengan kereta yang sama, mungkin memang sudah di atur begitu.

Malam semakin larut, sekitar pukul 9.00 di yogya kami ke terminal Trans Yogya yang berada di bandara Adi Sucipto, dan kami bertanya ongkos untuk turun di malioboro, dan ternyata cukup murah, hanya 3500 rupiah saja untuk sampai di malioboro sementara jarak dari bandara ke malioboro cukup lumayan jauh.

Sesampainya di Malioboro kami bingung mau ngapai, posisi di malioboro pada saat itu masih liburan dan penuh dengan pengunjung, aku yang nenteng tas ransel besar, dan kawanku yang membawa koper besar, mengelilingi Malioboro sampai sekitar pukul 11 malam, dan kami cuma duduk-duduk saja di Malioboro dan tidak membeli apa-apa di sana karena takut menambah bawaan yang sudah cukup berat untuk di bawa.

Sekitar pukul 11 lewat 40 malam, sampailah kami di stasiun dengan menggunakan gocar, dan mencoba istirahat di stasiun tersebut dengan rasa cukup was-was, ya cukup was-was karena kami gatau siapa-siapa di sana dan yang pastinya ya harus bisa jaga barang yang sudah di bawa.

Akhirnya keretapun tiba di stasiun Lempuyangan tepat dengan jam yang sudah tertera, langsung kami bergegas naik ke dalam kereta, sekitar perjalanan kurang lebih 4 jam itu kami mencoba istirahat di dalam kereta dan sekitar pukul 6 lewat kami sudah tiba di kertosono dengan aman, dan jumpa dengan orang yang ingin kami temui.

Bersambung....
Lanjut Baca ➥ Yogyakarta, Tujuan Liburan Tanpa Panduan

Wednesday, May 8

Ramadhan 3; Dasar Awak

 

Alhamdulillah, sudah masuk ke puasa yang ke tiga, tapi kita emang sudah ngapain saja sampe hari ini? hayoo... mumpung masih panjang dan masih beberapa puluh hari lagi puasa, coba mikir deh kita sudah ngapai aja di bulan puasa kali ini...

Dasar awak, jadi ingat tahun bulan puasa tahun lalu yang ga ke sampean khataman, padahal tinggal dikit lagi saja kalau di lanjutkan bisa saja khatam waktu itu, tapi ya memang kenyataanya ga khatam mau bagaimana lagi, alasannya sih simpel dan mungkin sepele, tapi mungkin karena sepelenya itulah makanya di lalaikan sama Allah tahun lalu, ya alasannya itu adalah "nanti" Ramadhan masih panjang.

Dari kata-kata yang memalaskan diri dan menyibukan diri di hal-hal lahan atau ga berguna sama sekali kata-kata itu adalah pondasi yang paling kuat untuk meninggalakan apa yang sudah di targetkan, sampai-sampai besok udah hari raya saja.
 
Lucu memang kalau di ingat-ingat lagi apa yang sudah lewat dengan apa yang saat ini kita jalankan, hari ini mungkin bisa aja kita ketawa-ketawa sendiri dengan apa yang sudah lalu dan sudah kita lewati itu.

Tapi ada baiknya itu jadi pembelajaran, khususnya untuk awak, yang dimana kalaulah tahun lalu itu emang sesuram itu, insyaAllah tahun ini jangan sampai dan jangan sampai melebihi suramnya tahun lalu, ya bisa jadi bahan intropeksi diri saja.

Kalau dulu di bulan Ramadhan itu masih suka bilang nanti sama sholat, ya tahun ini bisa di ubah pelan-pelan juga yakan, bulan ini bisa jadi paksaan untuk diri kita untuk berubah jadi lebih baik lagi dan lagi, apalagi bulan ini bulan yang penuh dengan rahmatNya.

Ya, kalau tahun lalu ga bisa khataman satu kali, tahun ini bisa di khatamkan satu kali kalau bisapun lebih, kan belum tentu juga tahun depan kita masih jumpai yang namanya Ramadhan, jadi ya baiknya bulan ini di manfaatkan sebaik-baiknya, jangan terlalu banyak lahan, dan banyakin dosa kesana-kesini.

Tiap orang juga beda-beda kesalahannya, bisa jadi tahun lalu tiap minggu ga pernah absen motel makanan di siang hari, atau pas wudhu kumur-kumur air yang masuk banyak terus yang keluar tinggal dikit, ya pribadi sendiri-sendirilah yang tahu yakan.

Mungkin ini remainder saja sih untuk diri sendiri, dan mungkin kawan-kawan juga ada pengalaman buruk seperti itu di Ramadhan tahun lalu, dan tahun ini pingin berubah Alhamdulillah :D

Lanjut Baca ➥ Ramadhan 3; Dasar Awak

Sunday, May 5

Besok Sudah Ramadhan, Ingat Hal Ini!

Ga terasa ya besok sudah bulan Ramadhan lagi, baru aja rasanya beberapa minggu lalu ngerayain lebaran bareng keluarga dan semuanya, eh tau-tau besok sudah lebaran lagi aja.

Biasanya banyak hal seru yang di tunggu di bulan Ramadhan itu, mulai dari banyaknya penjual takjil di pinggir jalan, acara buka bersama bareng alumni turunan yang di mulai dari alumni TK sampai alumni kuliahan mungkin, atau juga bisa buka bersama dengan mantan diem diem, eh,. Banyak sih sebenernya yang biasa di rindukan di bulan suci ini.

Nah, mungkin bulan Ramadhan kali ini bisa jadi berbeda ada yang ramadhan kali ini ga bareng sama keluarganya karena merantau, atau ada yang sudah berduaan saja karena baru menikah, atau mungkin ada yang di tinggal dengan orang yang paling di sayang dalam hidupnya.

Biasanya ada aja yang bikin semangat di bulan suci ini dan ada juga yang bikin ga semangat saja di bulan ini, dan seharusnya mau bagaimanapun keadaan kita yang saat ini di coba oleh Allah kita harus tetap mensyukuri semuanya, dan harus tetap semangat dengan menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan ini dengan se senang senangnya, karena belum tentu kita bisa jumpa dengan bulan yang begitu banyak rahmatnya ini di tahun yang akan datang.


Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan ini harusnya kita bisa mensukseskan lima sukses Ramadhan, apa aja itu?

1. Puasa

Nah, sepanjang bulan Ramadhan ini kita di wajibkan dengan yang namanya puasa, ya puasa itu wajib hukumnya bagi orang muslim untuk menjalankannya, bukan hanya menahan makan dan minum, bukan hanya menahan nafsu untuk makan, tapi juga menahan semua nafsu yang ada di kita, misalnya nafsu untuk tidur seharian di kamar, ya sama aja nanti pahalanya ga ada, malah di bulan ini pahala yang di kasi itu berkali kali lipat, dan juga dosanya berkali kali lipat, jadi ya kudu hati-hati, karena kita bisa rugi sendiri loh kalau sampai kita terlewatkan dengan tidak puasa, apalagi kita membatalkan puasa dengan sengaja di siang hari, haduh, jangan sampai ya.

2. Sholat Trawih

Ini biasanya di laksanakan setiap malam Ramadhan sebelum sahur, nah, sholat trawih ini kalau kita bener-bener niat untuk menjalankannya selama bulan suci ini maka dan hanya mengharapkan pahala dari Allah, maka Allah akan berjanji nih untuk mengampuni dosa kita yang lalu, jadi harus trawih ya jangan sampe di tinggalkan karena buka bersama, ajang buka bersama itu jangan jadi ajang maksiat bersama ya, bahaya loh, hihi

3. Tadarus Al-Qur'an

Dalam bulan suci Ramadhan tiap malam itu rata-rata setiap masjid atau surau atau lainnya mengadakan tadarusan bersama, bisanya kalau di masjid itu targetnya khatam 1 kali dalam bulan ini, nah dalam bulan suci ini pahala yang kita dapatkan itu berkali-kali lipat, jadi biar ramadhannya sukses bacalah Al-Qur'an di bulan suci ini, jangan ga di baca, malah asik baca yang tidak ada gunannya saja, ya kalau ke masjid ndak bisa, di baca sendiri, paling ngga khatam satu kali di bulan ini, dan kalau emang belum bisa baca atau masih belum lancar, lebih giat lagi belajar dan berusaha sehingga saat selesai Ramadhan bacaannya sudah lancar dan kemampuan membaca Al-Qur’an juga meningkat.

4. Iktikaf dan Lailatul Qadar 

Malam seribu bulan, siapa sih yang bisa nandingi malam yang satu ini, yang dimana kalau kita ketemu malam ini, dan kita menjalankan ibadah kepada Allah, maka ibadah itu sama dengan ibadah kita selama seribu bulan, malam ini adanya di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan yang kita tidak tahu di malam yang mana akan ada malam Lailatul Qadar itu, maka dari itu di malam ke sepuluh terakhir ini mari kita rame ramekan masjid semalam suntuk untuk beribadah dan mengharapkan pahala dari Allah, awas jangan salah niat tapi ya, sia-sia saja nanti, ga dapat apa-apa juga deh jadinya.


5. Zakat Fitrah

Dalam Zakat Fitrah ini adalah zakat yang wajib di keluarkan oleh tiap orang muslim di bulan Ramadhan dan batas akhir penyerahan zakat ini sebelum sholat hari raya Idul Fitri atau sholat Eid yang di mana biasanya zakat ini berupa makanan pokok yang di berikan kepada amil zakatnya.

itulah yang harus kita sukseskan di dalam bulan suci ini, belum tentukan tahun depan kita bisa jumpai dengan bulan suci Ramadhan lagi, jadi ada baiknya di tahun ini yang dimana kita bisa menjumpai bulan yang penuh berkah ini kita manfaatkan dengan sebaik baiknya untuk mencari RidhoNya dan jangan salah niat juga ya jalankan puasa di bulan Ramadhan ini :D
Lanjut Baca ➥ Besok Sudah Ramadhan, Ingat Hal Ini!