Minggu, November 12

Sumatera Utara dan 1260 Menit

Wihh,, edan, kali ini kau mau cerita pengalaman ku ketika aku naik kereta (sepeda motor) keliling Sumatera Utara, wihh, dingin loh.. wkwkwk

Jadi gini ceritanya, kemarin itu aku lagi kumpul-kumpul sama kawan-kawanku eh, orang itu pengen refreshing gitu katanya karna penat kerja dan kuliah gitu, nah jadi mereka-mereka itu ngibungin aku supaya aku ikut mandi-mandi di pemandian air panas Sidebu-debu daerah Sibolangit sana.

Nah loh, kok bisa judulnya keliling Sumatera Utara?

Sabar loh, ga sabaran banget sih, ntar aku ceritain, jadikan aku itu di ajakin untuk ikutan gabung sama mereka-mereka itu, mereka katanya mau pergi ke Sidebu-debu mau mandi air panas, oke, aku dealkan, dan aku tunggu di tempat yang sudah di janjikan sebelumnya, akukan juga orangnya kadang suka ikut-ikut, jadi aku turutinlah kemauan mereka saja di mana posisi untuk bertemu. Nah, loh, kok ga da kabar, di chat juga ga di balas di telpon suruh sabar, aku yang masih polos ini bingung dong, soalnya akukan di situ dalam posisi sendirian, akukan takut,,,ahahaha

AKHIRNNYA ADA TEMEN
Sekian lama juga nunggu orang di tempat yang udah di janjikan, dan sudah sekitar 2 jam an aku nunggu mereka-mereka sambil duduk di atas kereta dan stalkingin mantan instagram, eh terus handphoneku ribut karena chat grup yang pembahasannya unfaedah itu, wkwk, dan saat itu juga aku teringat aku punya kawan yang kosannya dekat dari titik temu, setelah lama nunggu mereka-mereka yang ga tau entah di mana jadi aku chat kawanku yang kosannya dekat lokasi tempat menunggu itu, dan ternyata, dia mau aku ajakin untuk pergi ke Sidebu-debu, yeeess,,, aku akhirnya ada kawan untuk cerita di perjalanan.

GANTI RUTE DADAKAN
Nah, Loh, kok bisa ganti rute

Jadi, Pas aku jemput temenku yang kosannya dekat dengan titik temu itu, aku di telpon sama mereka mereka yang ga jelas itu hidupnya, huehehe, dan dengan kata-kata di telpon itulah yang merubah hidupku 180 derajat yang awalnya seneng karena kepengen mandi air panas eh jadi berubah rute, dan ketika itu lah perjalanan di mulai, karna saat itu titik temu di ubah menjadi di kota Tembung ya sekitar 1,5 jam-an dari titik temu awal, dan akupun ikut saja dari pada membuat kecewa mereka, akukan gitu kalau udah bilang pergi ya harus pergi, hehehe

Oke, akhirnya kami ketemuan di tembung tepatnya di simpang jalam M.Yakub ya kalau mereka bilang sih pasar 10 Tembung, tapi ya sudahlah yang penting ketemuan...

PERGI DADAKAN TANPA PERLENGKAPAN
Jujur aku nekat malam itu, gimana ga nekat sementara minyak di kereta hanya separuh dan uang yang ada di sakuku hanya 120 ribu aja, ahahaha. Kalau naik bis aja bisa tapi sampe sana ga bisa ngapa-ngapain cuma duduk bentar habis itu pulang, eh, ini mau kemana sih?

duh,, sabar lah, aku ceritain kok satu satu, wkwk

Oke kali ini modal nekat aja, dan Bismillah berangkatlah kami tepat pukul 00:00 ya tengah malam kami pergi jalannya sepi dan bisa nikmati bintang-bintang karna malam itu juga langitnya ga berawan, hehehe

Sepanjang perjalanan masih terasa sepi, kami pergi 6 Orang dengan 2 kereta 1 kereta bebek, 1 kereta KLX dan satu lagi kereta Matic, dan setibanya di Kota Pematang Siantar, wihh ramenya ga ketulungan, banyak anak-anak lanjut usia keluar rumah, gatau mau ngapain, dari yang perjalanan kami hannya 3 kereta jadi rame banget, ahahaha, kek geng motor rasanya, ahahaha

Tiba di Kota Parapat, wih kami sampai di Parapat pukul 04:00 suasana jalan macat total banyak truck-truck besar melintas jadi kami putuskan berhenti sebentar di warung-warung warga sambil tiduran sebentar untuk istirahat, setelah sekitar setengah jam kami di warung warga setempat, kamipun lanjut jalan untuk menuju kota Parapat kami behenti di Masjid Agung Parapat, Sasananya ramai, meski masjidnya ngga terlalu besar tapi bisa menampung banyak orang, kami sholat subuh di masjid sambil melepas penat dengan basuhan air wudhu, eak

Sekitar Pukul 06 kami bergegas berangkat ke pelabuhan kapal Ajibata, kami tidak melalui pelabuhan Tiga raja sontak aja kami pergi ke pelabuhan Ajibata di sana ramai pemuda-pemudi berkumpul di tengah alun-alun ntah apa maksudnya gatau juga, wkwk, dan karna hal itu jugalah jalan di situ macat total, dari pelabuhan Ajibata kami nyebrang danau Toba menuju pulau Samosir.
Eksis dulu mau nyebrang, sapa tau yakan...
Kapal Mulai berlabuh 


BINGUNG DI SAMOSIR, AHAHAHA
Setibanya di pulau Samosir, Kapal Bersandar perlahan di pelabuhan Sumber Sari, perlahan keretapun di turunkan dari kapal satu persatu, dan setelah kereta kami turun kamipun melanjutkan perjalanan menuju Pasir Putih sekitar 2 jam di perjalanan kami terus berjalan dengan mengendarai kereta kami tanpa henti, dan setelag tersesat beberapa kali, akhirnya sekitar pukul 09 WIB kami sampai di Pasir Putih dan di sanalah kami mandi dan beristirahat di kedai sebelum melanjutkan perjalanan lagi.

Sekitar pukul 11 Wib kami terus bergerak lagi meninggalkan Pasir Putih menuju pelabuhan untuk menyebrang kembali ke daratan, dan dinaikanlah lagi kereta kami ke atas kapal, sampai sekitar 1 setengah jam kami di atas kapal akhirnya kapal juga merapat di dermaga Ferry Tigaras Samanindo, dari sana kami langsung gerak menuju Bukit Indah Simarjarunjung, Subhanallah sungguh memanjakan mata bisa melihat langsung keagunganNya yang begitu hebat, hehehe
Begitu Indah ciptaan Tuhan

Jangan cari aku yang mana, yang jelas aku ga ada di situ, wkwk


Akhirnya kami tiba di Bukit Simarjarunjung, dan semuanya udah pada capek jadi pas mau foto, fotonya ga ada yang dapat, ahahaha, jadi udah deh di lewatkan gitu aja, wkwk

BERASTAGI DAN AIR PANAS
Setelah selesai dari Bukit Simarjarunjung kami bergegas pulang, ya pulang tapi tidak melewati jalur yang sama, melainkan jalur yang berbeda, benar kali, kami lewat dari Brastagi, wkwk. Kebayang gimana depresinya otak kami karna ga tidur, ahahaha

Dan akhirnya kami tiba di Berastagi, kami beristirahat di salah satu warung makan dan tidur sebentar, lalu kami melanjutkan perjalanan menuju Sidebu-debu, dan sampailah kami ke Sidebu-debu, di sana rasa lelah hilang semua, di bawa uap panas dari air belerang gunung Sinabung, rasa capek itu semua hilang.
Mandi air Panas Cuy, pas di dalem anget pas keluar menggigil, wkwk

PULANG
Akhirnya setelah selesai mandi air panas, kami bergagas pulang karena waktu juga sudah magrib dan akhirnya kamipun pulang dengan lelah yang sudah hilang di pemandian air panas. Dan sampai jugalah kami di Medan sekitar pukul 21 WIB. Dan sungguh ini perjalanan yang dadakan yang paling menyenangkan, hehe



5 komentar:

  1. Balasan
    1. Gue yg baca aja udah ngos ngosan apalagi ikut...haaaahhh

      Hapus
  2. Gue yg baca aja udah ngos ngosan..apalagi ikut...haaaahhh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan ngegas kali bacanya boss, wkwk

      Hapus

Terima kasih sudah membaca, menyukai dan mengometari.