Wednesday

Tips Mendesain Spanduk

Desain spanduk sebenarnya tidaklah sudah dan tidak juga mudah juga, memang desain spanduk itu tidak boleh asal sembarangan, yang ada nanti hasilnya bisa jadi pecah atau filenya terlalu besar saat mau di cetak.

Siapa sih yang sekarang tidak kenal dengan nama spanduk, ya media cetak ini biasanya menggunakan bahan flexi yang cukup murah dan cukup tahan lama, sekarang dimana-mana banyak yang menggunakan spanduk, bahkan warung-warung juga banyak menggunakan spanduk sebagai pembatas atau bahkan atapnya.


Mungkin sekarang spanduk tidak bisa lepas dari yang namanya media promosi pemasaran atau untuk sebuah event yang kecil maupun besar, bahkan ulang tahun kecil-kecilan juga kebanyakan menggunakan spanduk, bagaimana tidak, spanduk ini cukup murah dan cukup mudah di temukan di daerah sekarang.

Kalau dahulu spanduk di buat dengan kain lalu di lukis dengan tangan atau ada yang juga menggunakan sablon sebagai tinta cetaknya, tapi sekarang spanduk cukup dengan mendesain di software lalu tinggal di print, dan lima menit kemudian bisa mendapatkan hasil yang di inginkan, tidak dengan dahulu, harus menunggu beberapa hari baru bisa mengambil hasil cetakan yang kita inginkan.

Namun, dalam hal ini ada beberapa hal yang harus di perhatikan ketika mendesain spanduk agar hasil yang di dapat cukup baik dan bagus, karena kebanyakan spanduk yang kita desain bisa jadi hasilnya tidak bagus atau sewaktu mau di cetak malah tidak bisa, karena file terlalu besar.

Apa saja yang harus kita perhatikan ketika mau membuat spanduk, mari kita ulas apa saja yang harus di perhatikan sebelum membuat atau mendesain spanduk.

1. Tau Software yang di gunakan

Yang pertama tentu dong harus tau software apa yang kamu gunakan untuk membuat spanduk, biasanya kebanyakan desainer menggunakan software Adobe Photoshop dalam mendesain spanduk, karena selain cepat dalam penggunaan hasil cetaknya juga cukup memuaskan dalam urusan warna. 

Tetapi dunia percetakan biasanya menggunakan Corel Draw dalam proses mendesain, nah kalau yang ini sih balik lagi, kamu nyamannya menggunakan Software desain grafis apa.

2. Harus faham dengan ukuran dan resolusi

Hal ini adalah hal yang pertama harus kamu ketahui sebelum kamu mendesain spanduk, karena hal ini yang sebenarnya menentukan hasil jadi dari spanduk yang kamu desain, karena semakin besar spanduk pasti akan lebih berat file yang untuk di edit dan bisa merusak kinerja perangkat yang kamu gunakan.

Jadi tips yang harus kamu fahami adalah semakin besar spanduk yang ingin kamu kerjakan, maka resolusi dari projek itu harus lebih kecil dari biasanya, misal contoh kasus, kalau kamu mengerjakan spanduk yang ukurannya 100cmx50cm ini termasuk spanduk kecil, kamu bisa membuat resolusinya menjadi 300dpi, atau sebaliknya jika kamu mengerjakan spanduk yang ukurannya 500cmx100cm ini sudah termasuk spanduk yang ukuran besar, di sini kamu bisa membuat resolusinya kecil, misal resolusinya menjadi 74dpi.

Nah, di sini harus kamu perhatikan baik-baik ya sebelum kamu memulai buat spanduk, biasanya hal ini jarang di perhatikan, dan jadinya ketika kamu mengerjakan spanduk, perangkat yang kamu gunakan malah jadi lelet atau bahkan bisa bisa softwarenya notresponding dan kamu harus ngerjakan dari awal lagi deh.

3. Warna yang kamu pilih

Di sini banyak kejadian sewaktu mendesain spanduk hasil warnanya bagus, dan ketika di cetak malah menjadi gelap, di sini kamu harus perhatikan warna yang kamu pakai, karena ini adalah untuk kebutuhan cetak, maka kamu harus menggunakan warna CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black) yang di mana ini adalah warna dasar untuk mencetak, kamu jangan memilih warna RGB (Red, Green, Blue) karena ini adalah warna monitor.

Baca Lainnya : Pilih CMYK atau RGB?

4. Isi dan Tulisan

Mungkin ini yang banyak tidak di perhatikan oleh seorang desainer, yaitu ketelitian dengan tulisan yang ada di dalam spanduk, dan biasanya hal ini baru di sadari ketika setelah di cetak dan sudah jadi baru sadar kalau ada tulisan yang salah atau bahkan ada tulisan yang seharusnya tidak ada malah masuk ke dalam spanduk itu.

Di sini harus lebih teliti lagi karena spanduk itu ya kalau sudah di cetak tidak bisa lagi di ubah selain cetak ulang lagi, kan sayang jadinya harus ulang dari awal lagi dan mengeluarkan biaya lagi untuk mencetak lagi.

Jadi dalam hal ini harus di perhatikan lagi dengan lebih teliti ya.

5. Konten

Konten adalah hal utama yang ada di dalam spanduk, kamu harus bisa mengetahui konten apa saja yang terdapat di dalam spanduk yang ingin kamu buat, misal dari pemilihan warna, logo yang ingin di tampilkan, pesan yang ingin di sampaikan, atau gambar-gambar yang ingin di masukan ke dalamnya.

Jangan sampai spanduk yang ingin kamu desain untuk kegiatan yang bahagia malah kamu desain dengan hal yang suram, atau malah sebaliknya yang harusnya duka cita kamu desain dengan suasanya yang ceria, di sini kamu harus tau bagaimana dengan isi konten yang ingin kamu desain di spanduk.

Mungkin ini saja tips yang harus kamu perhatikan sebelum mendesain sebuah spanduk, mungkin ini adalah hal yang sepele bagi kamu, tapi hal inilah yang sering di lupakan, dan ini adalah hal yang bisa di ingat untuk mendesain spanduk agar hasil yang kamu dapatkan bisa lebih bagus.





2 comments:

  1. Awak bisalah desain sikit sikit, tapi kalo katanya berkaitan dengan cetak mencetak awak ampoon dah agak kelabakan dan gak faham~

    eh, mampir juga ya je tulisan awak hari ketiga di 7haringeblog tentang hapus url indeks
    aizeindra.id

    ReplyDelete
  2. Sebagai orang awam, aku sih lebih suka desain di Canva. Templatenya kece, banyak referensi, udah gitu bisa kita eksplor sepuasnya 😊

    ReplyDelete