Friday, December 7

4 Tahun Indonesia Kreatif? Apa Berani Menjadi Salah Satu Dari Mereka?


Indonesia Kreatif, Indonesia adalah Negara Demokrasi terbesar ke 3 di dunia, tapi dalam hal ini Indonesia masih sangat di sayangkan karena posisi Indonesia sekarang berada di jebakan batman atau yang di kenal dengan middle in trap yang penghasilannya dan pendapatan penduduknya di bawah rata-rata.

Dahulu Presiden menserukan untuk anak muda Indonesia untuk belajar ke luar negeri yang di mana untuk mempelajari Teknologo dan Entertemen, namun sayang Indonesia masih belum mempunyai pondasi yang kuat.

Potensi Indonesia sangatlah besar dalam dunia industri kreatif, pariwisata maupun entertaimen, dalam hal ini Indonesia bisa keluar dari dalam middle in trap ini yaitu di mulai dari anak-anak muda yang kreatif yang di mana anak-anak muda yang ingin maju dan terus berusaha dan mencoba hal baru.

Kali ini Kominfo mengadakan krgiatan yang bertemakan 4 Tahun Indonesia Kreatif, dalam agenda acara ini di buka oleh Ibu Farida Dwi Maharani yang membuka acara dengan membawakan tema yang akan di bahas yaitu 4 Tahun Indonesia Kreatif, yang lalu dianjutkan oleh pak Handoko yang di mana beliau menyampaikan beberapa poin peniting dalam materinya.



Kali ini pak Handoko membahas mengenai masalah anak muda yang tergolong atau masuk ke dalam kategori anak muda yang memiliki beberapa kategori dalam menjalankan dunianya masing-masing, dalam hal ini ada beberapa kategori, yaitu :

  • Kreator

Dalam hal ini orang atau anak muda yang masuk ke dalam kategori kreator ini adalah anak muda yang memiliki kemauan dan keinginan yang kuat dalam menjalankan dan membuat startup baru yang sesuai dengan minatnya, dan dalam hal ini anak muda ini bersifat kreatif dan inovatif dan mau belajar dan mau mencoba hal baru.

  • Peduli

Anak muda dalam ketogori ini sangatlah peduli dengan lingkunganya yang suka membantu kepada sesama, yang biasanya anak muda dalam kategori satu ini menajalankan kepeduliannya dengan dengan hatinya sendiri tanpa meminta imbalan apapun, karna dia yakin apa yang dia lakukan akan merdampak baik dengan dirinya sendiri

  • Pekerja

Dalam kategori ini siapa bilang pekerja tidak bisa sukses dalam duniaya, banyak anak muda yang suka bekerja dengan orang lain malah jadi orang sukses, namun dalam kateori ini pekerja biasanya termasuk ke dalam orang-orang biasa, orang yang hanya mau bekerja, dan lebih nyaman bekerja dalam kehidupannya, pekerja ini biasanya adalah orang-orang biasa yang bekerja biasa saja, atau orang-orang biasa yang bekerja luar biasa.

  • Pahlawan 

Kategori satu ini adalah orang yang mempunyai jiwa kepemimpinan yang besar, dimana orang seperti ini mempunyai keinginan yang kuat dan tekat yang kuat, dan mempunyai pengaruh kepada orang lain, yang biasa menjadi idola orang untuk memancing motivasi orang bangkit, misalnya atlet.

  • Cendekiawan 

Cendekiawan adalah orang yang haus akan ilmu dan terus menerus ingin belajar dan tak akan pernah puas dengan ilmu yang dia dapat, dalam hal ini seseorang atau anak muda yang termasuk ke dalam kategori ini terus mencari ilmu-ilmu baru yang belum ia pelajari.

  • Eksplorer

Nah.. kalau kategori yang satu ini suka mencari hal-hal baru yang dimana kehiduannya suka menjelajah hal-hal baru dengan tantangan baru atau mencari tempat-tempat baru yang belum pernah dia temuakan sebelumnya, dan orang dalam kategori ini memiliki keinginan yang kuat untuk menjelajah dan menemukan hal yang baru di luar sana.

Pemberian Materi Tentang Anak Muda Kreatif Oleh Pak Handoko
Kali ini itulah beberapa kategori yang di sampaikan oleh pak Handoko selaku pembicara dan yang memberikan motivasi di dalam kegiatan Kominfo pagi ini, kalau kamu termasuk ke yang mana dalam kategori ini?
Dalam tema kali ini saya ingin memberikan sedikit opini menyangkut tema yang menyungsung 4 Tahun Indoesia kreatif kali ini, ada beberapa faktor dari hal di atas yang biasanya sering di hadapkan oleh para konten kreator atau yang termasuk ke dalam golongan yang ada di atas
Mau tau apa aja?


Dalam hal ini ada beberapa faktor yang mendukung semangatnya konten kreator atau yang  mendorong anak-anak muda untuk menjadi orang kratif :

  • Kemauan

Ya.. yang pertama ini adalah hal yang harus di miliki oleh pertama kali untuk anak muda yang ingin menjadi seorang yang memiliki ke kreatif-an yang dimana pasti kalau ada kemauan pasti ada jalan dalam membangun jiwa kreatif

  • Komitmen

Komitmen adalah hal yang perlu dalam membangun jiwa kreatif, jiwa kreatif itu bukan di dapatkan tapi di bentuk dari nol dan belum ada apa-apa sampai mempunyai jiwa kreatif.

  • Konsisten

Konsisten adalah hal yang perlu dalam membentuk jiwa kreatif dan karena dalam hal konsisten ini adalah salah satu cobaan yang paling besar dalam mengahadapi untuk menjadi seseorang yang kreatif dan berbeda dari yang lain, karena dari konsistennya satu hal membuat kita lebih percaya diri lagi dari apa yang kita hasilkan.

  • Mau Mencoba

Benar saja, kebanyakan orang kreatif itu karena mau mencoba, ya awalnya sih coba-coab dulu dari yangkecil terus udah bisa dan mahir yang kecil mencoba yang seikit agak besar, dan lama-lama dan semakin lama jadi terbiasa dengan yang namanya terus mencoba.

Mungkin itu adalah beberpa poin yang biasanya memicu untuk orang yang ingin menjadi konten kreatif menurut saya, kalau menurut kamu cocok ataupun ada yang mau di tambahkan juga boleh, tapi yang masalah lebih seriusnya lagi itu sih bukan di situ tapi masalah dan hambatan yang di hadapi oleh orang yang ingin menjadi seorang konten kreatif.

Dalam kasus ini banyak masalah yang di hadapi oleh pelaku yang ingin mencoba menjamah konten kreatif yang mungkin biasanya dari awal mereka Cuma berfikir kalau menjadi seorang yang kreatif itu gampang kok ga susah-susah amat, tapi setidaknya ada hal yang harus di fikirkan untuk menjadi sorang konten kreator :

  • Malas

Rasa malas itu biasanya bisa datang secara tiba-tiba loh, bisa aja di awal kita sangat semangat dalam menjalalni sebagai konten kreatif tapi sewaktu tidak ada yang peduli dengan hasil kita kita malah jadi lupa dan menjadi malas dengan apa yang ingin kita buat.

  • Takut

Memiliki rasa takut sih wajar bagi tiap-tiap manusia, rasa takut ini bisa aja menjadi besar karena kita ga berani mencoba atau kita memiliki trauma sendiri sih, tapi kalau kita lebih mau mencoba mungkin ada baiknya, bukankah lebih baik mencoba dari pada tidak sama sekali, bukankah itu sama aja seperti kita suka sama orang, lebih baik mengungkapkan dan tidak di terima dari pada diam di pendam sendiri, eh

  • Tidak ada Support

Dalam hal ini adalah cobaan yang memang harus di hadapi, namanya juga untuk kemajuan pasti ada yang ga support kita sama sekali atau mahal ada yang benci sama kita, ya balik lagi sih ke kitanya mau gimana, mau tetap perang dalam sendiri untuk maju, atau mundur karena tidak ada yang bantu.

  • Tidak Ada Wadah

Dalam konteks ini tidak ada wadah adalah hal yang hampir sama sih dengan tidak ada support, tidak ada yang bantu atau tidak ada yang peduli, so kamu harus teap semangat untuk menyikapi hal satu ini.

Mungkin itu aja sih yang biasanya menjadikan orang kreatif bermunculan, kebanyakan orang kreatif itu sifatnya malu-malu susah berkomunikasi dengan orang lain tapi dia punya ide yang banyak yang tidak kita sangka-sangka, mungkin ada wadah yang bisa menerima mereka dan merangkul mereka dengan mudah dan terus mensupportnya.

Dalam acara ini mungkin Kominfo selaku panitia bisa lebih mewadahi hal-hal kecil seperti ini yang biasanya tidak terfikirkan, kenapa sih orang kreatif itu jarang terpublikasi, atau memang ga muncul kepermukaan, karena ini bukanlah PR kita sendiri-sendiri tapi ini PR kita bersama, apalagi sekarang pemerintah lebih giat-giatnya untuk membentuk anak muda yang kreatif.

Mungkin itu saja yang mau saya bahas kali ini, kalau ada tambahan atau kekurangannya bisa di berikan masukan di kolom komentar di bawah, terima kasih.






1 comment:

  1. Sebenarnya aku pengen banget masuk ke kategori peduli, hanya saja untuk saat ini rasanya aku minim banget untuk urusan bantu-membantu. Mungkin ke depannya aku bisa gencar untuk jadi relawan

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca, menyukai dan mengometari.