Minggu, Oktober 8

Kenapa Sih Saya Mendesain?

Kembali ke belakang, tepat di tahun 2014 lalu aku terjun di dunia design, yang di mana di situ semua berawal, walaupun aku masih belum seutuhnya menjadi seorang designer tapi setidaknya itulah yang di pelajari di keseharianku.

Dahulu itu banyak sekali yang di kerjakan atau pernah bekerja dengan beberapa percetakan di waktu semasa kuliah dalu, mulai banyak mencoba design-design baru mulai dari men-design kartu nama, browsur, spanduk, gantungan kunci dan yang terakhir design untuk operasi cutting laser, sampai berpuluh atau beratus kali revisi mungkin. Dan dari kesemua itu jugalah aku belajar dan betapa aku ingin mencari di mana fashion designku sebenarnya, dan mencari design mana yang cocok dengan kepribadianku sekarang ini dan apa sih yang cocok untuk aku kembangkan.

kenapa saya mendesign

Hmm,, oke kembali kedalam topik ini, di sini aku akan kasi tau alasan kenapa aku masih seneng dengan dunia design sampai sekarang ini.

Design Itu Bebas


Tidak ada istilah seorang designer itu tidak merasa bebas, hm, sebenernya semuanya itu kembali ke si designernya masing-masing tentang apa yang mau dia lakukan untuk dirinya sendiri, ada designer yang kadang terbelengguh oleh ikatan suatu perusahaan atau semacamnya, dan ada juga sebenernya designer yang memiliki ide-ide cemerlang yang bisa langsung di aplikasikan lewat karyanya dan untuk masalah design ini sebenernya design itu berasal dari hati mau bagai manapun keadaanya jika tidak lewat hati bakalan tidak sampai apa yag ingin dia sampaikan kepada seseorang.

Design Hobby Yang Menarik


Kadang kita mempunyai ide-ide yang menarik yang dapat kta tuangkan dengan mengaplikasikanya dengan goresan atau dengan bentuk media digital, hmm, di sini menurutku mendesign itu adalah hobby yang menarik, tentu saja menarik ketika kita membuat sesuatu dan sudah menjadi hobby mendesign ini malah akan mendatangkan rezeki, nah loh kok bisa??. Ya bisa dong, di sini aku kasi tau di zaman dewasa ini kian hari kian banyak perusahaan kecil ataupun besar yang menggunakan media sosial sebagai bahan promosi pasar, nah tau dong kalau promosi pasar juga membutuhkan design, nah jadii... Kamu ngerti sendiri deh.. HEHEHE

Disiplin!


Ini sebenernya yang berat untuk awal mulanya belajar design, yaitu disiplin, nah loh kadang disiplin ini adalah kata-kata yang paling malas di dengar orang, kata disiplin ini biasanya berkaitan dengan kekangan atau ikatan, jangan salah tapi kamunya di sini, disiplin di sini dalam artian baik, dimana disiplin dalam membentuk karya kamu sangatlah perlu, bagaimana kamu bisa di kenal kalau kamunya ga disiplin dalam karya kamu sendiri, misalnya kamu ada pesanan dari orang nih, terus kamu janjinya minggu depan usahakan aja kamu selesaikanya sebelum minggu depan, jangan kamu ngerjakanya lewat dari minggu depanya... Hmm

Punya Perusahaan Sendiri

Untuk punya perusahaan sendiri itu, untuk seorang designer yang terus belajar dan pantang menyerah dan cukup mempunyai skill, tidak sedikit kemungkinan loh punya peruusahaan sendiri, tap sebagai designer kamu bebas memilih tempat kerja kamu sendiri, membuat perusahaan kamu dengan skala kecil-kecilan, bisa membuat dari brand, logo, dan kamu tau cara mempromosikanya.


Freelance

Freelance Ibarat menganggur tapi kerja, kamu bisa seperti ini loh, kmau bisa bekerja dimanapun tempat yang kamu suka, menurutku sih kerja di kantor membuat ide kreatif itu kadang mandet (macet) dimana kita harus menyusuaikan apa yang di mau atasan kita atau klien yang terikat dengan kita tersebut, kamu bisa kerja di mana aja yang kamu suka loh, asalkan kamu tidak terikat dengan suatu perusahaan atau instansi dan kamu dengan status freelance.


Dapat Banyak Pengalaman

Semakin banyak revisi, semaki banyak teman yang kamu dapatkan, untuk seorang designer kamu harus tau, semakin banyak revisi berarti semakin banyak orang yang kamu jumpai sekarang tingal kamunya yang bagaimana, kamu bisa menjalin pertemanan dengan siapa aja sewaktu kamu menjadi designer, mengembangkan berbagai pengetahuan, dan bertanya kepada teman seperjuangan tentang hal apa yang tidak kamu ketahui.




6 komentar:

Terima kasih sudah membaca, menyukai dan mengometari.